Master Peace hari ini: Babi Hutan Terong Asam
0
Lagi-lagi membuas post di tengah malam. Tetapi tak apalah, yang penting tidak absen dari catatan diariku. Baik, pertanyaannya sekarang adalah Mengapa saya menulis diari ini di tengah malam lagi? Jawabannya adalah saya tidak merasakan waktu yang berjalan begitu cepat. Sehingga saya tidak sadar, sekarang sudah larut tengah malam. Apalagi tadi siang, saya sudah tidur. Alhasil, sampai sekarangpun mata belum mau terpejam.
Hari ini aktivitas yang kulakukan tidak terlalu banyak. Dari bangun tidur, agak siang sekitar jam 9-an. Puji Tuhan, bangun dengan keadaan yang segar. Sepertinya, hari ini dilewati dengan tidur dan tidur. Oh ya lupa, saat siang saya masak dulu. Bukan sayuran sih, hanya ikan sarden dalam kaleng. Itupun porsinya cukup untuk sendiri. Kemudian membersihkan asrama bersama Aat agar tidak terlihat terlalu kotor. Kemudian lanjut ke kamar, tak ada aktivitas yang berarti. Sekitar jam 2, saya tidur siang. Bangun tak bangun sudah jam 6-an. Untung ada Fidelis Adolf yang bangunin. Katanya suster hubungin saya, tetapi saya tak angkat. Ya iyalah, coz tidur dengan lelap. Saya kalau sudah tidur, walau ribut kayak perang dunia ke-2 takkan ada yang bisa bangunkan (kecuali digedor kayak ada kebaran gitu). Saya juga baru tahu kalau Lino sudah pulang dari kampung saat saya keluar dari kamar dan bangun. Dia membawa babi hutan 2 kg. Seperti biasa, saya akan memasak dan bereksplorasi terhadap daging itu. Hanya saja, karena gas habis akhirnya kami membeli dahulu perlengkapan yang diperlukan. Sebelumnya kami mencari-cari terong asam ke mana-mana , tapi syukurlah ketemu juga pada akhirnya. Selain membeli terong asam, kami juga membeli cabe rawit, asam jawa, bumbu penyedap masakan dan paling utama, gas. Sementara uang ditalangkan oleh Lino, jadi besok sajalah tagih dari kamar ke kamar agar tidak memberatkan Lino juga. Berhubung waktu tak sempat lagi, akhirnya kami memutuskan untuk menyimpan bahan masakan di kamar Lino. Coz jam 7 harus sudah di Susteran KFS untuk latihan koor. Setelah latihan koor, saya singgah sebentar untuk membantu Suster Luciana menyelesaikan permasalahan mengenai Komputer. Ceritanya sih bermasalah di Power Point dan Excel. Selanjutnya kami pulang (Saya dan Lino) lanjutin masakan yang tertunda. Saya namakan masakan itu "Babi hutan terong asam" hahaha. Dimakan oleh kami ber-7; Frans, Lino, Cungkin, Yevi, Nani,Deni, dan Anam. Muantap!!! Setelah kenyang akhirnya saya meng-copy film dari laptop Lino. Koleksi film bertambah!! Yeah!! Pada akhirnya, hari ini ditutup dengan rasa syukur dan terima kasih pada sang Kuasa yang telah melindungi hari ini dengan berkat dan limpahan kemurahan-Nya. Amin....!!

0 komentar: